//go.ad2upapp.com/afu.php?id=756637

Most Recent

Sinau Bareng | APAKAH ITU CSS ? | Sintak CSS
Apakah itu CSS ?

—CSS adalah standar pembuatan dan pemakaian style (font, warna, jarak baris, dll) untuk dokumen terstruktur
—CSS memisahkan style sebuah dokumen dari content dokumen itu sendiri
—CSS memudahkan pembuatan dan pemeliharaan dokumen web
—Setiap User Agent mempunyai default style sheet
Pendefinisian rule CSS pada sebuah dokumen akan menimpa rule pada default style sheet

Sintak CSS
selector {property: value}
¨Selector menggunakan tag HTML.
¨Properti adalah atribut yang ingin diubah.
¨Setiap atribut dapat memiliki nilai (value)




Unknown Monday, 29 August 2016
Sinau Sistem Berkas | Kinerja dan struktur file
Sinau Sistem Berkas | Kinerja dan struktur file

KRITERIA KINERJA FILE


Yang termasuk dalam pengukuran kinerja file, antara lain adalah :
1.Redudansi yang kecil
2.Pengaksesan yang cepat
3.Kemudahan dalam memperbaharui
4.Pemeliharaan yang sederhana
5.Kehandalan yang tinggi

Kriteria-kriteria itu dapat saling bertentangan. Maksudnya, ketika akan memenuhi satu kriteria maka ada kemungkinan mengorbankan kriteria yang lain.

Pengukuran Kinerja

1.R (record size, yaitu ukuran record)
2.Tf (fetch a record, yaitu waktu pengambilan record tertentu)
3.Tn (get the next record, yaitu waktu pengambilan record berikutnya)
4.TI (insert a record, yaitu waktu penyisipan record)
5.Tu (update a record, yaitu waktu pembaruan record)
6.Tx (read the entire file, yaitu waktu pembacaan seluruh record)
7.Ty (reorganize the file, yaitu waktu reorganisasi file)
Penilaian tersebut hanya mengukur kriteria 1-4 (tidak mengukur kriteria 5)

Ukuran Record (R)
oRecord tidak hanya menyimpan data tapi beserta informasi pengaksesan dan deskripsi penyimpanan.
oNilai R mengukur kriteria 1(redudansi yang kecil). Semakin kecil nilai R maka redudansi yang terjadi makin kecil.
Waktu Pengambilan Record Tertentu (TF)
oAgar dapat diproses, data suatu file harus terlebih dahulu berada di memori. Pengambilan satu record tertentu melibatkan dua aksi, yaitu:
1.Menentukan posisi record
2.Membaca record
oNilai TF Mengukur kriteria 2 (Pengaksesan Yang Cepat). Nilai TF rendah diperlukan aplikasi yang sering mencari satu record.
oContoh: Aplikasi ATM, pada saat nasabah memasukkan kartu ATM berarti aplikasi harus mencari record nasabah tsb, struktur file yang digunakan harus mempunyai nilai TF rendah sehingga pencarian record nasabah dilakukan secara cepat.
Waktu Pengambilan Record Berikutnya (TN)
oSuatu data berelasi dengan data lain sehingga membentuk informasi. Record berikutnya dapat diakses dengan cepat jika disimpan berdekatan.
oNilai TN mengukur kriteria 2 (pengaksesan yang cepat). Perbedaan TF dengan TN, TN untuk mengukur pengaksesan sekelompok record dengan kriteria tertentu. Aplikasi yang sering mengakses atau mengolah record dengan kriteria tertentu harus menggunakan struktur file dengan TN rendah.
oContoh: aplikasi marketing research, pada riset pemasaran sering perlu pengolahan sekelompok record yang memenuhi kriteria tertentu 
Waktu Penyisipan Record (TI)
oAplikasi banyak memakai fasilitas penyisipan record ke file agar file selalu baru (up-to-date). Penulisan ke file lebih mahal dibanding pembacaan.
Penyisipan Record
oPenyisipan record selalu lebih mudah jika dilakukan di akhir file. Jika tidak diakhir file, maka diperlukan pencarian lokasi dan penggeseran/pengubahan record-record lain.
Penghapusan
oPenghapusan merupakan kebalikan penyisipan. Penandaan record yang telah dihapus (tidak sungguh2 dihapus) sering digunakan sebelum record benar-benar dihapus.
oNilai TI mengukur kriteria 3 (kemudahan dalam pembaruan). Aplikasi dinamis yang sering melakukan penambahan record baru harus mempunyai nilai TI yang rendah.
oContoh: Aplikasi billing perusahaan listrik. Penambahan nasabah sering terjadi.
Waktu Pembaruan Record (TU)
oPerubahan dapat terjadi hanya pada nilai data saja. Jika suatu field mengalami perubahan nilai maka membentuk record baru dan kemudian disisipkan ke posisi yang sesuai.
oNilai TU mengukur kriteria 3 (kemudahan dalam pembaruan). Aplikasi dinamis yang sering melakukan perubahan terhadap record-record seharusnya mempunyai nilai TU yang rendah.
Waktu Pembacaan Seluruh Record (TX)
oBeberapa aplikasi memerlukan pembacaan seluruh record di file, seperti untuk pembuatan analisis, laporan, ranking, dll. Lebih cocok dengan file yang padat dan tidak redudansi.
oNilai TX mengukur kriteria 2 (pengaksesan yang cepat). Aplikasi yang sering mengolahseluruh record harus mempunyai nilai TX yang rendah.
oContoh: aplikasi pengganjian, billing, dsb.  
Waktu Reorganisasi File (TY)
oDiperlukan pembersihan file secara periodik dengan reorganisasi. Dengan reorganisasi dihapus record-record yang ditandai sebagai file yang dihapus dan menyediakan ruang baru untuk data.
oPeriode reorganisasi bergantung organisasi file yang dipilih dan aplikasi yang dijalankan.
oNilai TY mengukur kriteria 4.
Struktur File
oSecara internal, sistem disk mempunyai ukuran blok yang ditentukan oleh ukuran sebuah sector.
oSemua disk I/O dibentuk dalam unit satu blok (physical record) yang berukuran sama.
oLogical record mempunyai panjang yang bervariasi. Ukuran logical record, ukuran blok fisik dan teknik pengiriman menentukan berapa banyak logical record yang berada pada blok fisik.
oPengiriman dapat dilakukan oleh program aplikasi user atau sistem operasi.
oFile merupakan deretan blok-blok.
oSemua fungsi dasar I/O dioperasikan pada blok-blok tersebut.
Dua struktur file yang paling dasar adalah :
1. File pile (tumpukan)
2. File skuensial (sequential file)
Dua struktur file yang dilengkapi indeks yaitu :
1. File skuen berindeks (indexed sequential file)
2. File berindeks majemuk (multiply  sequential file)
Dua struktur file spesifik untuk keperluan system computer yaitu :
1. File hash (hashed file atau direct file)
2. File multiring (multiring file)

Unknown Saturday, 13 August 2016