Sinau Sistem Berkas | Kinerja dan struktur file
KRITERIA KINERJA FILE
Yang termasuk dalam pengukuran kinerja file, antara lain adalah :
1.Redudansi yang
kecil
2.Pengaksesan yang cepat
3.Kemudahan dalam memperbaharui
4.Pemeliharaan yang sederhana
5.Kehandalan yang tinggi
Kriteria-kriteria itu dapat saling bertentangan. Maksudnya, ketika akan memenuhi satu kriteria maka ada kemungkinan mengorbankan kriteria yang
lain.
Pengukuran Kinerja
1.R (record size, yaitu ukuran
record)
2.Tf (fetch a record, yaitu waktu pengambilan record
tertentu)
3.Tn (get the next record,
yaitu waktu pengambilan record berikutnya)
4.TI (insert a record, yaitu waktu penyisipan
record)
5.Tu (update a record, yaitu waktu pembaruan
record)
6.Tx (read the entire
file, yaitu waktu pembacaan seluruh
record)
7.Ty (reorganize the file, yaitu waktu reorganisasi file)
Penilaian tersebut hanya mengukur kriteria 1-4 (tidak mengukur kriteria 5)
Ukuran Record (R)
oRecord tidak hanya menyimpan data tapi beserta informasi pengaksesan dan deskripsi penyimpanan.
oNilai R mengukur kriteria 1(redudansi yang kecil). Semakin kecil nilai R maka redudansi yang terjadi makin kecil.
Waktu Pengambilan Record Tertentu (TF)
oAgar dapat diproses, data suatu file harus terlebih dahulu berada di memori. Pengambilan satu record
tertentu melibatkan dua aksi, yaitu:
1.Menentukan posisi record
2.Membaca record
oNilai TF Mengukur kriteria 2 (Pengaksesan Yang Cepat). Nilai TF rendah diperlukan aplikasi yang sering mencari satu
record.
oContoh: Aplikasi ATM, pada saat nasabah memasukkan kartu ATM berarti aplikasi harus mencari record
nasabah tsb, struktur file yang digunakan harus mempunyai nilai TF rendah sehingga pencarian record
nasabah dilakukan secara cepat.
Waktu Pengambilan Record Berikutnya (TN)
oSuatu data berelasi dengan data
lain sehingga membentuk informasi.
Record berikutnya dapat diakses dengan cepat jika disimpan berdekatan.
oNilai TN mengukur kriteria 2 (pengaksesan yang cepat). Perbedaan TF dengan TN, TN untuk mengukur pengaksesan sekelompok record
dengan kriteria tertentu. Aplikasi yang sering mengakses atau mengolah record
dengan kriteria tertentu harus menggunakan struktur file dengan TN rendah.
oContoh: aplikasi
marketing research, pada riset pemasaran sering perlu pengolahan sekelompok record
yang memenuhi kriteria tertentu
Waktu Penyisipan Record (TI)
oAplikasi banyak memakai fasilitas penyisipan record
ke file agar file selalu baru (up-to-date). Penulisan ke file lebih mahal dibanding pembacaan.
Penyisipan Record
oPenyisipan record
selalu lebih mudah jika dilakukan di akhir file. Jika tidak diakhir file, maka diperlukan pencarian lokasi dan penggeseran/pengubahan
record-record lain.
Penghapusan
oPenghapusan merupakan kebalikan penyisipan. Penandaan record
yang telah dihapus (tidak sungguh2 dihapus) sering digunakan sebelum record
benar-benar dihapus.
oNilai TI mengukur kriteria 3 (kemudahan dalam pembaruan). Aplikasi dinamis yang sering melakukan penambahan record
baru harus mempunyai nilai TI yang rendah.
oContoh: Aplikasi
billing perusahaan listrik. Penambahan nasabah sering terjadi.
Waktu Pembaruan
Record (TU)
oPerubahan dapat terjadi hanya pada nilai data saja. Jika suatu field mengalami perubahan nilai maka membentuk record
baru dan kemudian disisipkan ke posisi yang sesuai.
oNilai TU mengukur kriteria 3 (kemudahan dalam pembaruan). Aplikasi dinamis yang sering melakukan perubahan terhadap
record-record seharusnya mempunyai nilai TU yang rendah.
Waktu Pembacaan Seluruh Record (TX)
oBeberapa aplikasi memerlukan pembacaan seluruh record
di file, seperti untuk pembuatan analisis, laporan,
ranking, dll. Lebih cocok dengan file yang padat dan tidak redudansi.
oNilai TX mengukur kriteria 2 (pengaksesan yang cepat). Aplikasi yang sering mengolahseluruh record
harus mempunyai nilai TX
yang rendah.
oContoh: aplikasi pengganjian,
billing, dsb.
Waktu Reorganisasi File (TY)
oDiperlukan pembersihan file secara periodik dengan reorganisasi. Dengan reorganisasi dihapus
record-record yang ditandai sebagai file yang dihapus dan menyediakan ruang baru untuk data.
oPeriode reorganisasi bergantung organisasi file
yang dipilih dan aplikasi yang dijalankan.
oNilai TY mengukur kriteria 4.
Struktur File
oSecara
internal, sistem disk mempunyai ukuran blok yang ditentukan oleh ukuran sebuah
sector.
oSemua disk
I/O dibentuk dalam unit satu blok (physical record) yang berukuran sama.
oLogical
record mempunyai panjang yang bervariasi. Ukuran logical
record, ukuran blok fisik dan teknik pengiriman menentukan berapa banyak
logical record yang berada pada blok fisik.
oPengiriman dapat dilakukan oleh
program aplikasi user atau sistem operasi.
oFile merupakan deretan blok-blok.
oSemua fungsi dasar I/O dioperasikan pada blok-blok tersebut.
Dua struktur file
yang paling dasar adalah :
1. File pile (tumpukan)
2. File skuensial
(sequential file)
Dua struktur file
yang dilengkapi indeks yaitu :
1. File skuen berindeks
(indexed sequential file)
2. File berindeks majemuk
(multiply sequential file)
Dua struktur file spesifik untuk keperluan system
computer yaitu :
1. File hash
(hashed file atau direct file)
2. File multiring (multiring file)
No comments